Ambon, lajunetwork.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon menggelar Sidang Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana dan Magister Periode II Tahun 2026, Kamis, 9 Juli 2026. Prosesi wisuda itu menjadi momentum pelepasan ratusan lulusan untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan kiprah di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Maluku, Henrik Lewerissa, mengajak para wisudawan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu tampil sebagai agen perubahan yang melahirkan inovasi bagi kemajuan daerah.
Menurut Henrik, tantangan pembangunan Maluku ke depan membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan solusi kreatif atas berbagai persoalan pembangunan, baik di bidang pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, maupun pengelolaan sumber daya daerah.
Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing daerah. Para lulusan, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk mengembangkan inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Maluku.
Selain menguasai kompetensi akademik, Henrik juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, etika, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual, tetapi juga oleh karakter dan komitmen dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Wisuda Periode II Tahun 2026 UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi tersebut mencetak lulusan yang memiliki kapasitas akademik, karakter keislaman, serta kesiapan menghadapi dinamika perkembangan zaman.
Melalui momentum itu, pemerintah daerah berharap para alumni mampu menjadi motor penggerak pembangunan, termasuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan serta potensi lokal di Provinsi Maluku.
