Jakarta, lajunetwork.id – Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti menegaskan timnya siap menghadapi tantangan berat saat bertemu Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski mengakui kualitas lawan, pelatih asal Italia itu optimistis Brasil memiliki modal yang cukup untuk melangkah ke perempat final.
Pertandingan Brasil melawan Norwegia akan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7) pukul 03.00 WIB. Kedua tim sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan 2-1 pada babak 32 besar. Brasil menyingkirkan Jepang, sedangkan Norwegia mengatasi perlawanan Pantai Gading.
Ancelotti menilai Norwegia bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Menurut dia, tim berjuluk Lovene atau Sang Singa itu memiliki organisasi permainan yang solid serta kualitas individu yang mampu menyulitkan lawan.
“Saya setuju bahwa Norwegia adalah lawan yang sulit karena mereka adalah tim yang memiliki struktur permainan, kualitas, dan organisasi yang sangat baik. Kami harus memainkan permainan terbaik kami,” ujar Ancelotti, seperti dikutip dari laman resmi tim nasional Brasil, Minggu.
Meski demikian, mantan pelatih Real Madrid itu percaya Brasil berada dalam kondisi yang tepat untuk menghadapi laga tersebut. Kemenangan dramatis atas Jepang pada babak sebelumnya dinilai menjadi suntikan kepercayaan diri sekaligus bukti kemampuan timnya menghadapi tekanan.
“Saya percaya ini adalah momen yang tepat untuk melakukannya karena kami penuh percaya diri, baru saja melewati laga sulit melawan Jepang, ingin terus berkembang, dan siap menghadapi apa pun yang terjadi,” katanya.
Pertemuan Brasil dan Norwegia juga mengingatkan pada Piala Dunia 1998. Saat itu, Norwegia sukses mengalahkan Brasil 2-1 pada fase grup. Namun, langkah Norwegia terhenti di babak 16 besar setelah kalah 0-1 dari Italia, sedangkan Brasil melaju hingga final sebelum dikalahkan Prancis.
Pada Piala Dunia 2026, Norwegia tampil sebagai salah satu tim yang mencuri perhatian setelah kembali tampil di putaran final untuk pertama kalinya sejak 1998. Mereka lolos dari Grup I sebagai runner-up dengan koleksi enam poin, berada di bawah Prancis yang menyapu bersih tiga pertandingan fase grup.
Produktivitas lini serang menjadi salah satu kekuatan utama Norwegia. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, mereka mampu mencetak 10 gol. Penyerang andalan Erling Haaland menjadi motor utama dengan torehan lima gol sepanjang turnamen.
Ancelotti mengakui kekuatan ofensif Norwegia menjadi perhatian khusus. Selain memiliki penyelesaian akhir yang tajam, tim tersebut dinilai mampu menjaga keseimbangan permainan dan menyulitkan lawan dalam membangun serangan balik.
“Mereka memiliki kualitas menyerang yang luar biasa, permainan yang seimbang, dan sangat berbahaya saat menyerang. Sulit mencari peluang lewat serangan balik cepat karena lini tengah mereka sangat solid,” ujarnya.
Menghadapi pertandingan fase gugur yang diperkirakan berlangsung ketat, Ancelotti juga menekankan pentingnya pengalaman para pemain dalam mengelola tekanan. Ia menilai kematangan mental menjadi salah satu faktor pembeda ketika pertandingan memasuki menit-menit krusial.
Sebagai contoh, ia mengingat kemenangan Brasil atas Jepang pada babak sebelumnya yang ditentukan melalui gol Gabriel Martinelli pada masa injury time.
“Pengalaman adalah aspek yang sangat penting. Pertandingan terakhir kami di Piala Dunia menunjukkan hal itu. Terkadang tim yang bagus belum terbiasa mengelola tekanan pada menit-menit akhir dan mempertahankan hasil. Memiliki pemain-pemain berpengalaman yang sudah terbiasa tampil di level seperti ini sangatlah penting,” kata Ancelotti.
Pemenang laga Brasil kontra Norwegia akan melaju ke babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (12/7) pukul 04.00 WIB. Di fase tersebut, mereka akan menghadapi pemenang pertandingan babak 16 besar antara Meksiko dan Inggris.
