Jakarta, lajunetwork.id – Spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir akhirnya mencapai titik terang. José Mourinho dikabarkan akan kembali menjadi pelatih Real Madrid mulai musim depan setelah tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak.
Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, pada Senin (18/5/2026). Melalui media sosial, Romano menggunakan frasa khasnya, “Here We Go!”, yang selama ini identik dengan transfer atau kesepakatan yang hampir pasti rampung.
Dalam laporannya, seluruh detail kerja sama antara Mourinho dan Madrid disebut telah disetujui secara lisan. Proses penandatanganan kontrak resmi kini hanya tinggal menunggu penyelesaian dokumen administratif dalam waktu dekat. Madrid disebut menyiapkan kontrak berdurasi dua tahun bagi pelatih asal Portugal tersebut.
Kembalinya Mourinho menjadi salah satu reuni terbesar dalam sepak bola Eropa modern. Setelah lebih dari satu dekade berpisah, sosok berjuluk The Special One itu akhirnya kembali ke Santiago Bernabéu, markas klub yang pernah ia tangani pada periode 2010 hingga 2013.
Pada periode pertamanya bersama Madrid, Mourinho sukses mempersembahkan satu gelar La Liga dan satu Copa del Rey, sekaligus membangun fondasi tim yang kemudian mendominasi Eropa beberapa tahun setelah kepergiannya. Ia juga dikenal sebagai sosok yang berhasil menjadikan Madrid rival utama FC Barcelona pada era kejayaan Pep Guardiola.
Keputusan Madrid memulangkan Mourinho diyakini tidak lepas dari performa mengecewakan klub sepanjang musim 2025/2026. Los Blancos gagal meraih trofi mayor setelah tersingkir di fase gugur Liga Champions dan kehilangan gelar La Liga yang jatuh ke tangan Barcelona. Situasi internal ruang ganti juga dikabarkan mulai tidak kondusif dalam beberapa bulan terakhir.
Di tengah kondisi tersebut, nama Mourinho muncul sebagai figur yang dianggap mampu mengembalikan mentalitas juara serta disiplin kuat yang selama ini identik dengan Real Madrid. Presiden klub, Florentino Pérez, disebut menjadi tokoh paling berpengaruh di balik proses pemulangan Mourinho. Hubungan keduanya diketahui tetap harmonis meski sang pelatih meninggalkan Madrid pada 2013 silam.
Beberapa laporan juga menyebut Mourinho akan memperoleh kewenangan lebih besar dalam urusan perekrutan pemain dan pembangunan skuad. Manajemen Madrid diyakini siap memberikan kontrol lebih luas demi mempercepat proses kebangkitan klub.
Kehadiran Mourinho diperkirakan akan membawa perubahan besar dalam struktur tim maupun atmosfer ruang ganti Madrid. Banyak pendukung berharap pengalaman dan karakter kuat pelatih berusia 63 tahun itu mampu mengembalikan Los Blancos ke jalur kejayaan Eropa.
Sementara itu, pengumuman resmi dari pihak klub diprediksi akan dilakukan setelah pertandingan terakhir Madrid musim ini melawan Athletic Club.
