Semarang, lajunetwork.id – Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, memperpanjang waktu operasional menjadi 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan pengalihan penerbangan menyusul penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
General Manager Bandara Ahmad Yani Semarang Sulistyo Yulianto mengatakan operasional selama 24 jam telah diberlakukan sejak Minggu dan akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.
“Sudah mulai kemarin (Minggu) kita beroperasi sampai 24 jam dan ini akan terus menyesuaikan dengan perkembangan situasi di Bandara Soekarno Hatta,” kata Sulistyo di Semarang, Senin.
Dalam kondisi normal, Bandara Ahmad Yani Semarang melayani operasional penerbangan mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB.
Sulistyo berharap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dapat segera teratasi sehingga aktivitas penerbangan kembali berlangsung normal. Menurut dia, gangguan penerbangan akibat bencana tersebut turut dirasakan calon penumpang, terutama pada rute Jakarta-Semarang dan sebaliknya.
Ia mengatakan pembatalan penerbangan menyebabkan calon penumpang tidak dapat menggunakan transportasi udara sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pengelola Bandara Ahmad Yani juga memastikan kesiapan kendaraan operasional untuk membantu para calon penumpang yang terdampak pembatalan maupun perubahan jadwal penerbangan.
Pada Senin, tercatat sebanyak 29 penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang masih mengalami pembatalan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pembatalan tersebut berdampak terhadap sekitar 3.420 penumpang di bandara tersebut.
Pengelola bandara terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan operasional penerbangan berdasarkan kondisi di Bandara Soekarno-Hatta serta faktor keselamatan penerbangan.
