Jakarta, lajunetwork.id – Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti meminta anak asuhnya tidak meremehkan kekuatan Jepang saat kedua tim bertemu pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga yang akan berlangsung di Houston Stadium, Selasa (30/6) pukul 00.00 WIB itu diprediksi berlangsung ketat mengingat Jepang dinilai sebagai salah satu tim paling berkembang di sepak bola dunia.
Menjelang pertandingan tersebut, Ancelotti menegaskan bahwa timnya akan menghadapi Jepang dengan keseriusan penuh layaknya pertandingan final. Menurut pelatih asal Italia itu, fase gugur tidak memberikan ruang untuk melakukan kesalahan karena satu kekalahan akan langsung mengakhiri perjalanan sebuah tim di turnamen.
“Itu adalah pengalaman yang baik bagi kami. Kita bisa mengatakan bahwa Jepang memiliki tim kompetitif dan salah satu yang terbaik di dunia. Mereka mengalahkan Inggris pada Maret lalu. Kami sangat menghormati mereka,” ujar Ancelotti, dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF), Senin.
Ia menambahkan seluruh persiapan dilakukan secara maksimal agar Brasil mampu mengatasi perlawanan Samurai Biru.
“Kami mempersiapkan pertandingan ini seperti pertandingan final. Dan ini adalah final,” katanya.
Ancelotti menjelaskan bahwa timnya tidak hanya fokus pada aspek menyerang, tetapi juga memperkuat organisasi pertahanan serta meningkatkan koordinasi antarlini. Menurutnya, keseimbangan permainan menjadi faktor penting untuk menghadapi Jepang yang dikenal memiliki disiplin tinggi dan permainan kolektif yang solid.
Pelatih yang sebelumnya sukses bersama Real Madrid itu juga mengaku telah menyiapkan sejumlah skema untuk meredam permainan para pemain Jepang, termasuk gelandang Daichi Kamada yang dinilai memiliki peran penting dalam membangun serangan tim.
“Untuk pertandingan besok, kita perlu banyak hal: pikiran, hati, ide yang jelas. Kami harus siap untuk segala sesuatu yang bisa terjadi di babak gugur, dan dalam babak gugur banyak hal bisa terjadi,” ujarnya.
Brasil dipastikan tidak akan diperkuat salah satu pemain andalannya, Raphinha, yang harus menepi akibat cedera. Meski demikian, tim berjuluk Selecao mendapat tambahan kekuatan dengan pulihnya Neymar Jr., yang sebelumnya menjalani masa pemulihan cedera dan kini dinyatakan siap kembali memperkuat tim.
Kehadiran Neymar diharapkan dapat menambah kreativitas lini serang Brasil sekaligus menjadi pembeda dalam pertandingan yang diperkirakan berlangsung sengit.
Di kubu Jepang, kondisi tim juga belum sepenuhnya ideal. Dua pemain penting, Ko Itakura dan Takefusa Kubo, masih diragukan tampil setelah mengalami cedera. Absennya salah satu atau bahkan kedua pemain tersebut berpotensi memengaruhi kekuatan tim asuhan Hajime Moriyasu, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan di lini belakang maupun sektor penyerangan.
Meski demikian, Jepang tetap dipandang sebagai lawan yang berbahaya. Penampilan konsisten mereka dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kemenangan atas Inggris pada laga uji coba internasional beberapa bulan lalu, menjadi bukti bahwa Samurai Biru memiliki kualitas untuk memberikan kejutan kepada tim-tim unggulan.
Pertandingan Brasil kontra Jepang diperkirakan menjadi salah satu duel menarik di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Brasil mengincar langkah menuju babak 16 besar demi menjaga peluang meraih gelar juara dunia, sementara Jepang bertekad melanjutkan kiprah impresif mereka dengan menyingkirkan salah satu favorit turnamen.
