Jakarta, lajunetwork.id – Kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Penyerang berusia 41 tahun itu memecahkan dua rekor sekaligus setelah tampil gemilang saat membawa Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, Rabu pagi WIB, menjadi panggung bagi Ronaldo untuk menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di level internasional. Dua gol yang dicetaknya tidak hanya membantu Portugal meraih kemenangan penting, tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah Piala Dunia.
Gol pertama Ronaldo yang tercipta pada menit keenam membuatnya menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Catatan tersebut menambah panjang daftar rekor yang telah dibukukan sepanjang kariernya bersama tim nasional Portugal.
Selain itu, gol tersebut juga menjadikan Ronaldo sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia itu. Ia hanya berada di bawah legenda Denmark, Michael Laudrup, dalam daftar pemain tertua yang mampu mencetak gol di ajang Piala Dunia.
FIFA melalui keterangan resminya menyebut pencapaian Ronaldo sebagai tonggak sejarah baru dalam kompetisi tersebut.
“Gol Cristiano Ronaldo pada menit keenam menjadikannya manusia pertama yang mencetak gol di enam edisi berbeda sekaligus pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia,” tulis FIFA.
FIFA juga menyoroti bahwa Ronaldo kini sejajar dengan sejumlah legenda dunia yang pernah mencatatkan rekor usia di turnamen tersebut, termasuk Lionel Messi.
Tak hanya itu, tambahan dua gol ke gawang Uzbekistan membuat Ronaldo kini mengoleksi 10 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia. Jumlah tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang legenda Portugal, Eusébio, yang mencatatkan sembilan gol di turnamen yang sama.
Keberhasilan Ronaldo memecahkan rekor tersebut semakin mempertegas perannya sebagai pencetak gol tersubur Portugal dalam sejarah Piala Dunia.
Kemenangan besar atas Uzbekistan juga membawa Portugal menjaga peluang lolos ke babak gugur. Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Roberto Martínez kini mengoleksi empat poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup K.
Portugal masih berada di bawah Kolombia yang telah mengamankan tiket ke fase berikutnya setelah memuncaki klasemen dengan enam poin.
Meski demikian, peluang Portugal untuk menyusul Kolombia ke babak 16 besar masih sangat terbuka. Hasil positif pada laga terakhir fase grup akan menjadi penentu langkah mereka di turnamen ini.
Pada pertandingan penutup Grup K yang dijadwalkan berlangsung Minggu pagi WIB di Stadion Miami, Portugal akan menghadapi Kolombia dalam laga yang diperkirakan berlangsung sengit. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Ronaldo untuk kembali menambah koleksi gol dan memperpanjang daftar rekor yang telah ia ciptakan sepanjang karier internasionalnya.
Dengan performa impresif yang masih ditunjukkan pada usia 41 tahun, Ronaldo sekali lagi membuktikan bahwa dirinya tetap menjadi sosok sentral bagi Portugal sekaligus figur bersejarah dalam perjalanan Piala Dunia.
