Jakarta – Gelandang tim nasional Prancis, Adrien Rabiot, menegaskan ambisinya membawa Les Bleus meraih gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 sekaligus menambah bintang ketiga di lambang tim nasional Prancis.
Dalam pernyataannya yang dimuat laman resmi FIFA dan dipantau di Jakarta, Jumat, Rabiot mengatakan skuad Prancis memiliki mentalitas kuat untuk kembali menaklukkan dunia sepak bola.
“Jika semua pemain fokus pada tujuan, dengan mentalitas untuk memberikan segalanya, saya pikir kami bisa meraih hasil yang sangat bagus. Di Piala Dunia 2026, warisan kami akan menjadi bintang ketiga,” ujar Rabiot.
Turnamen Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Tim asuhan Didier Deschamps tersebut menjadi salah satu favorit juara berkat kekuatan skuad dan pengalaman mereka di level tertinggi.
Prancis sebelumnya sukses menjuarai Piala Dunia pada 1998 dan 2018. Namun, pada edisi 2022 di Qatar, mereka harus puas menjadi runner-up usai kalah dramatis dari Argentina di partai final.
Rabiot menyebut pengalaman pahit di Qatar menjadi motivasi besar bagi tim untuk tampil lebih baik pada edisi mendatang. Menurutnya, target Prancis kali ini bukan sekadar mencapai semifinal, melainkan kembali tampil di final dan merebut trofi juara.
Pemain yang kini memperkuat AC Milan itu menilai seluruh pemain Prancis datang dengan semangat tinggi serta tekad kuat untuk menang.
“Yang terpenting adalah memberikan performa yang baik, menikmati pertandingan, memahami pentingnya ajang ini, dan memberikan yang terbaik untuk jersey tim nasional Prancis,” katanya.
Rabiot juga menyoroti peran penting kapten tim, Kylian Mbappe, yang dinilainya semakin matang baik di dalam maupun di luar lapangan.
Menurut Rabiot, sejak keduanya bermain bersama di Paris Saint-Germain Mbappe telah menunjukkan kualitas sebagai pemain kunci yang mampu membawa pengaruh besar bagi tim nasional Prancis.
“Yang terpenting adalah apa yang bisa dia lakukan di lapangan, dan mengeksekusinya untuk tim nasional Prancis khususnya,” ujar Rabiot.
