Jakarta, lajunetwork.id – Kementerian Sekretariat Negara menerima kunjungan 177 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dari Sekolah Islam Terpadu Cordova dalam rangka program “Istana untuk Anak Sekolah” di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Selasa (12/05/2026).
Program edukatif tersebut menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mempelajari secara langsung sistematika pemerintahan Indonesia.
Melalui kunjungan ke pusat pemerintahan, para siswa diajak berkeliling kawasan Istana Kepresidenan Jakarta guna meningkatkan pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab pemerintahan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, dikutip dari halaman resmi sekretariat Negara Rabu (13/5)
Sebelum rangkaian kunjungan dimulai, para peserta menerima sambutan dari Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto. Dalam sambutannya, Eddy menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan tren positif di tengah dinamika global. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20.
“Saat ini ekonomi Indonesia terus menunjukkan ketahanan dan optimisme ekonomi nasional di tengah dinamika global. Pertumbuhan negara kita dapat melampaui negara lain seperti China, Singapura, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Amerika Serikat,” ujar Eddy.
Eddy menambahkan, kondisi tersebut menjadi peluang bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri dan menjadi sumber daya manusia yang unggul dalam menghadapi masa depan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembekalan materi oleh Analis Hukum Ahli Madya Sekretariat Dukungan Kabinet, Elizabeth Dumora Simanjuntak, serta Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya, Faisal Fahmi. Dalam sesi tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tugas dan fungsi Kemensetneg dalam memberikan dukungan teknis, administrasi, serta analisis urusan pemerintahan di bidang kesekretariatan negara dan manajemen kabinet kepada Presiden dan Wakil Presiden.
Usai sesi pembekalan, para peserta diajak mengelilingi kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Antusiasme para pelajar terlihat saat mengunjungi sejumlah lokasi penting, mulai dari Wisma Negara, Istana Merdeka, Istana Negara, hingga ruang konferensi pers. Para siswa juga diperkenalkan dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan mendapatkan penjelasan mengenai sistem pengamanan di lingkungan Istana.
Ketua Yayasan SIT Cordova, Ahmad Sugito, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk mengikuti program kunjungan edukatif tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi pengalaman berharga yang mampu menumbuhkan semangat kebangsaan para pelajar.
“Kesempatan ini sangat menginspirasi bagi putra-putri kami. Kami menghaturkan terima kasih kepada segenap jajaran Kementerian Sekretariat Negara dan Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan dibukanya kunjungan ke Istana Negara, mudah-mudahan ke depannya terus menjadi program yang berkelanjutan dan dapat menjadi inspirasi putra-putri menuju generasi emas,” ujar Ahmad Sugito.
Salah satu siswi SMPIT Cordova 3, Ruby, juga mengaku senang dan antusias setelah mendapatkan kesempatan berkunjung langsung ke Istana Negara.
“Perasaan kita sangat senang dan bersyukur karena telah diizinkan untuk berkunjung ke Istana Negara yang begitu megah ini. Awalnya saya pikir, ruang di sini hanya sedikit, tetapi ternyata begitu banyak sekali, mulai dari ruang rapat hingga ruang kunjungan. Selain itu, kita belajar di sini, mengenal tentang apa itu sistem pemerintahan dan juga berbagai hal yang tentunya bisa kita pelajari di dalam sini,” ujar Ruby.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman yang bermakna sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai lingkungan Istana dan peran pemerintahan. Program “Istana untuk Anak Sekolah” juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap bangsa, serta mendorong generasi muda agar siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
