Namrole, lajunetwork.id – Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan, Ahmad Umasangaji, melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi Gedung Kantor DPRD Kabupaten Buru Selatan yang mengalami sejumlah kerusakan pada beberapa bagian bangunan, Jumat (5/6/2026). Peninjauan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buru Selatan guna memastikan tingkat kerusakan serta merumuskan langkah penanganan yang diperlukan.
Dalam kunjungan lapangan itu, rombongan meninjau sejumlah titik yang mengalami kerusakan, mulai dari lantai bangunan, plafon, hingga beberapa fasilitas penunjang lainnya. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas-tugas kedewanan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Ahmad Umasangaji mengatakan, gedung DPRD merupakan salah satu fasilitas strategis pemerintahan yang berfungsi sebagai pusat kegiatan legislatif. Karena itu, keberadaan sarana dan prasarana yang memadai menjadi faktor penting dalam menunjang pelaksanaan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran yang dijalankan lembaga perwakilan rakyat daerah.
“Beberapa bagian bangunan memang mengalami kerusakan yang cukup memerlukan perhatian. Karena itu kami bersama Dinas PU turun langsung untuk memastikan kondisi riil di lapangan dan mencari langkah penanganan yang tepat,” ujar Ahmad saat melakukan peninjauan.
Menurutnya, kondisi bangunan yang representatif tidak hanya menunjang kenyamanan anggota dewan dan aparatur sekretariat, tetapi juga memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi maupun mengikuti berbagai agenda kelembagaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru Selatan menjelaskan bahwa hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar evaluasi teknis untuk menentukan bentuk rehabilitasi dan perbaikan yang dibutuhkan. Pemerintah daerah, kata dia, akan melakukan kajian lebih lanjut terhadap tingkat kerusakan yang ditemukan sebelum menetapkan langkah perbaikan secara menyeluruh.
“Kami akan melakukan penilaian teknis terhadap seluruh bagian yang mengalami kerusakan. Hasilnya akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana rehabilitasi agar pelaksanaannya efektif, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Ketua DPRD berharap proses perbaikan gedung dapat masuk dalam program prioritas pemerintah daerah pada tahun anggaran mendatang. Menurutnya, keberadaan gedung DPRD yang aman dan layak merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menjaga aset-aset publik agar tetap berfungsi secara optimal. Dengan demikian, fasilitas pemerintahan dapat terus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung kelancaran roda pemerintahan.
Peninjauan yang berlangsung selama beberapa jam tersebut diakhiri dengan pengecekan sejumlah titik kerusakan serta pembahasan awal mengenai rencana rehabilitasi yang akan diusulkan sebagai bagian dari skala prioritas pembangunan daerah. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal dari upaya peningkatan kualitas sarana pemerintahan di Kabupaten Buru Selatan agar tetap representatif, aman, dan nyaman digunakan dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
