Jakarta, lajunetwork.id – Pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi pada semester II 2026 sebagai langkah mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar program tersebut segera disusun guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembahasan stimulus masih berlangsung sehingga pemerintah belum menetapkan besaran anggaran maupun bentuk program yang akan dijalankan.
“Pak Presiden sudah memerintahkan menyiapkan untuk program itu,” kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Rabu.
Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan saat ini masih menunggu usulan dari kementerian teknis terkait kebutuhan penanganan di masing-masing sektor. Setelah seluruh usulan diterima dan disepakati, pemerintah akan segera merealisasikan paket stimulus tersebut.
“Begitu selesai ya kita jalankan. Tapi masih didiskusikan sekarang,” ujarnya.
Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif tersebut menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut fenomena El Nino telah memasuki kategori kuat sejak Juni 2026 dan masih berpotensi meningkat menjadi sangat kuat dalam beberapa waktu ke depan.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan indeks El Nino Southern Oscillation (ENSO) telah mencapai +1,59, yang menempatkan fenomena tersebut pada kategori kuat.
BMKG memperkirakan curah hujan pada Agustus hingga September 2026 berada pada kategori rendah hingga sangat rendah di sejumlah wilayah Indonesia. Musim hujan diperkirakan baru mulai terjadi secara bertahap pada pertengahan Oktober 2026.
Wilayah yang diperkirakan paling terdampak berada di selatan garis khatulistiwa, meliputi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa, Sumatera bagian selatan, serta Papua bagian selatan.
Selain memicu musim kemarau yang lebih panjang dan kering, El Nino juga berpotensi memberikan tekanan terhadap berbagai sektor strategis.
Mulai dari pertanian, penyediaan air bersih, pengelolaan waduk dan sistem irigasi, meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan, sektor energi, kesehatan masyarakat, perikanan, hingga aktivitas ekonomi.
Pemerintah berharap paket stimulus yang tengah disiapkan dapat memperkuat daya tahan perekonomian nasional sekaligus meminimalkan dampak El Nino terhadap masyarakat dan sektor-sektor produktif selama periode kemarau tahun ini.
