Jakarta, lajunetwork.id – Tim nasional Argentina kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia setelah memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026.
La Albiceleste akan menghadapi Spanyol dalam laga perebutan gelar di Stadion New York New Jersey (MetLife Stadium), Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
Argentina datang ke partai puncak dengan status juara bertahan setelah mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar.
Tim asuhan Lionel Scaloni kini berpeluang mencatat sejarah sebagai negara pertama yang mampu mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil melakukannya pada edisi 1958 dan 1962.
Final kali ini juga diperkirakan menjadi turnamen besar terakhir bagi kapten Argentina, Lionel Messi, yang kini berusia 39 tahun.
Kesempatan mempertahankan gelar menjadi momen penting bagi sang megabintang untuk menutup karier internasionalnya dengan prestasi tertinggi.
Perjalanan Argentina menuju final tidak selalu berjalan mudah. La Albiceleste tampil sempurna pada fase grup dengan menyapu bersih tiga pertandingan.
Mereka membuka turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair, kemudian mengalahkan Austria 2-0, sebelum menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania. Hasil itu membawa Argentina lolos sebagai juara Grup J dengan koleksi sembilan poin.
Memasuki fase gugur, tantangan yang dihadapi semakin berat. Pada babak 32 besar, Argentina harus bermain hingga babak tambahan sebelum mengalahkan debutan Cape Verde dengan skor 3-2.
Drama kembali tersaji di babak 16 besar ketika Argentina menghadapi Mesir. Sempat mendapat perlawanan sengit, mereka akhirnya mengamankan kemenangan 3-2 berkat dua gol yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Ujian berikutnya datang di perempat final. Menghadapi Swiss, Argentina kembali dipaksa menjalani babak tambahan waktu sebelum memastikan kemenangan 3-1 dan mengamankan tiket ke semifinal.
Laga empat besar melawan Inggris menjadi salah satu pertandingan paling dramatis yang dijalani Argentina sepanjang turnamen. Mereka tertinggal lebih dulu setelah Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55.
Namun, mental juara kembali menjadi pembeda. Enzo Fernández menyamakan kedudukan pada menit ke-85 sebelum Lautaro Martínez memastikan kemenangan 2-1 lewat gol pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2.
Lionel Messi kembali memainkan peran penting dalam keberhasilan tersebut. Kapten Argentina menyumbang dua assist yang membuka jalan bagi kemenangan sekaligus mengantar timnya melaju ke final Piala Dunia untuk kedua edisi secara beruntun.
Kini, hanya satu pertandingan yang memisahkan Argentina dari sejarah baru. Jika mampu mengalahkan Spanyol, La Albiceleste bukan hanya mempertahankan mahkota juara dunia, tetapi juga mengakhiri penantian lebih dari enam dekade untuk lahirnya tim yang sukses menjuarai dua Piala Dunia secara beruntun.
