Jakarta, lajunetwork.id – Momen pelukan Sergio Ramos kepada Lionel Messi seusai final Piala Dunia 2026 menjadi perhatian publik sepak bola dunia. Gestur penuh respek itu terjadi setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada laga puncak yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin.
Dalam tayangan resmi FIFA, Ramos terlihat menghampiri Messi yang tampak kecewa usai peluit panjang dibunyikan. Mantan kapten Real Madrid itu memeluk dan memberikan dukungan kepada kapten Argentina setelah timnya gagal mempertahankan gelar juara dunia.
Pertandingan final dimenangkan Spanyol berkat gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu. Hasil tersebut memastikan La Furia Roja meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah, sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan trofi yang diraih pada edisi 2022.
Aksi Ramos kepada Messi langsung menjadi sorotan karena mengingatkan publik pada rivalitas panjang keduanya ketika masih membela dua klub terbesar di Spanyol. Selama lebih dari satu dekade, Ramos sebagai bek andalan Real Madrid dan Messi sebagai bintang Barcelona kerap terlibat duel sengit dalam berbagai laga El Clasico.
Persaingan mereka tidak hanya terjadi di Liga Spanyol, tetapi juga di Copa del Rey dan Liga Champions. Bentrokan keduanya menjadi salah satu simbol rivalitas Real Madrid dan Barcelona pada era keemasan sepak bola Spanyol.
Hubungan keduanya mulai berubah setelah sama-sama bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2021. Bermain dalam satu tim membuat interaksi Ramos dan Messi menjadi lebih dekat dibandingkan ketika masih menjadi rival di lapangan.
Ramos sebelumnya juga pernah menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian Messi saat membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Ia menyebut peraih banyak penghargaan Ballon d’Or itu sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Pelukan yang diberikan Ramos setelah final Piala Dunia 2026 pun dipandang banyak pihak sebagai simbol penghormatan sekaligus penutup rivalitas panjang yang selama bertahun-tahun membelah pendukung Real Madrid dan Barcelona.
Di tengah kekecewaan Messi yang gagal mempertahankan gelar juara dunia bersama Argentina, Ramos memilih menunjukkan empati kepada mantan rivalnya. Momen tersebut menjadi salah satu adegan yang paling menyita perhatian setelah berakhirnya final Piala Dunia 2026.
