Selain itu, ketujuh pemain tersebut juga dikenai denda sebesar 2.000 franc Swiss serta larangan bermain selama 12 bulan.
Hukuman ini berdampak besar terhadap peluang Malaysia di kualifikasi sekaligus mempercepat langkah Vietnam menuju putaran final.
Dampak dari krisis ini juga terlihat pada peringkat dunia. Timnas Malaysia dilaporkan turun drastis hingga 17 posisi ke peringkat 138 FIFA dengan raihan 1.086 poin, bahkan kini berada di bawah Filipina yang menempati posisi ke-135.
Di sisi lain, keberhasilan Vietnam menegaskan dominasi mereka di kawasan ASEAN. Dengan kemenangan ini, Vietnam memastikan diri lolos ke Piala Asia 2027 sebagai juara Grup F dengan poin sempurna.
Sejumlah negara ASEAN lainnya juga berhasil melaju ke putaran final, termasuk Thailand dan Singapura, sementara Indonesia lebih dulu mengamankan tiket melalui jalur kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kondisi ini memicu kekecewaan luas di kalangan suporter Malaysia. Kritik tajam mengalir, terutama terkait ketergantungan pada pemain naturalisasi serta minimnya kualitas pemain lokal.
Situasi tersebut menjadi sinyal krisis serius dalam sepak bola Malaysia, dengan sejumlah pihak mulai mendorong pembenahan menyeluruh demi mengembalikan daya saing di level internasional.
