Jakarta, lajunetwork.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sebanyak 108 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri masuk dalam daftar mutasi yang diterbitkan pada Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam mutasi tersebut, tujuh perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) dimutasi dalam rangka memasuki masa pensiun. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Anwar.
Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier di tubuh Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujarnya.
Ia menambahkan, pergantian jabatan di lingkungan Polri diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Daftar 7 Brigjen Pol yang Dimutasi dalam Rangka Pensiun
Berikut daftar tujuh Brigjen Pol yang dimutasi menjelang masa pensiun:
1. Enggar Broto Seno, sebelumnya menjabat Agen Intelijen Kepolisian Utama Tingkat II Baintelkam Polri, dimutasikan sebagai Pati Baintelkam Polri.
2. Anthony Agustinus Koylal, sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri, dimutasikan sebagai Pati Lemdiklat Polri.
3. Selamat Topan, sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri, dimutasikan sebagai Pati Lemdiklat Polri.
4. Pranyoto, sebelumnya menjabat Karobekum Slog Polri, dimutasikan sebagai Pati Slog Polri.
5. Turman Sormin Siregar, sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri, dimutasikan sebagai Pati Lemdiklat Polri.
6. Baskoro Tri Prabowo, sebelumnya menjabat Wakapolda NTT, dimutasikan sebagai Pati Polda NTT.
7. Suranta Pinem, sebelumnya menjabat Karofaskon Slog Polri, dimutasikan sebagai Pati Slog Polri.
Mutasi ini menjadi bagian dari langkah penyegaran organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri guna menjaga efektivitas institusi dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.
