Bandung, lajunetwork.id – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia terus memperkuat akses pasar internasional bagi pelaku usaha waralaba nasional melalui jaringan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan atase perdagangan di berbagai negara.
Langkah tersebut disampaikan dalam pembukaan IFBC Expo 2026 di Bandung sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan daya saing merek lokal di pasar global.
Pemerintah menilai sektor waralaba memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar internasional karena mampu mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah sekaligus memperluas identitas merek Indonesia di luar negeri.
Melalui jaringan ITPC dan perwakilan perdagangan Indonesia di berbagai negara, Kemendag berupaya membuka peluang kerja sama bisnis, promosi produk, hingga memperluas jaringan distribusi bagi pelaku usaha waralaba nasional.
Dalam pembukaan IFBC Expo 2026, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan kualitas produk, inovasi bisnis, serta kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan pasar global agar merek lokal mampu bersaing dengan franchise internasional.
Pameran IFBC Expo sendiri menjadi salah satu ajang promosi bisnis waralaba dan kemitraan terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku usaha, investor, serta calon mitra bisnis dari berbagai sektor.
Berbagai brand kuliner, ritel, pendidikan, kecantikan, hingga jasa turut ambil bagian dalam pameran tersebut untuk menawarkan peluang investasi dan ekspansi usaha.
Kemendag berharap penguatan akses pasar internasional dapat membantu pelaku waralaba Indonesia memperluas ekspansi usaha ke berbagai negara, terutama di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Eropa.
Selain memperluas pasar ekspor jasa dan produk, ekspansi waralaba nasional juga dinilai dapat meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat citra produk Indonesia di tingkat global.
Pemerintah juga mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, asosiasi bisnis, dan lembaga pembiayaan agar ekosistem waralaba nasional semakin kompetitif dan berkelanjutan.
