Jakarta, lajunetwork.id – Penyerang andalan tim nasional Norwegia, Erling Haaland, mengungkapkan rasa bangganya setelah mencetak dua gol yang membantu negaranya meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Irak pada pertandingan pembuka Grup I 2026 FIFA World Cup, Rabu pagi WIB.
Kemenangan yang berlangsung di Boston Stadium itu menjadi awal yang ideal bagi Norwegia dalam upaya mereka melangkah jauh di turnamen sepak bola terbesar dunia. Tiga poin pertama berhasil diamankan, sementara Haaland langsung menorehkan catatan impresif pada penampilan debutnya di ajang Piala Dunia.
Usai pertandingan, striker yang membela Manchester City tersebut mengaku puas dengan kontribusinya bagi tim. Ia menilai kedua gol yang dicetaknya memiliki kualitas yang baik dan menjadi bagian penting dari kemenangan Norwegia.
“Gol pertama saya bagus, gol kedua bahkan lebih bagus. Ini hasil yang fantastis dan saya bangga kepada seluruh tim karena kami mampu mengawali turnamen dengan kemenangan,” ujar Haaland.
Laga melawan Irak menjadi momen spesial bagi pemain berusia 25 tahun itu. Selain membawa Norwegia meraih kemenangan, dua gol yang dicetaknya juga menjadi gol perdana Haaland di pentas Piala Dunia.
Meski demikian, bomber yang dikenal sebagai salah satu penyerang paling produktif di dunia saat ini memilih untuk tidak larut dalam euforia. Ia menegaskan bahwa perjalanan Norwegia di fase grup masih panjang dan tantangan yang lebih berat akan segera datang.
Menurutnya, tim harus terus meningkatkan kualitas permainan apabila ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
“Kami tahu pertandingan selanjutnya akan lebih sulit. Karena itu kami harus bermain lebih baik lagi,” katanya.
Norwegia sebenarnya tidak meraih kemenangan dengan mudah. Irak mampu memberikan perlawanan sengit, terutama pada babak pertama.
Haaland membuka keunggulan Norwegia pada menit ke-29 setelah memanfaatkan umpan silang rendah yang dikirim David Moller Wolfe. Penyelesaian yang tenang membuat Norwegia unggul 1-0.
Namun keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar 10 menit. Irak berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan penyerang mereka, Aymen Hussein, pada menit ke-39.
Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi Irak untuk mencuri poin dari laga pembuka. Akan tetapi, Haaland kembali menunjukkan ketajamannya hanya empat menit berselang.
Tekanan agresif yang dilakukannya terhadap kiper Irak, Jalal Hassan, berbuah hasil. Sapuan sang penjaga gawang mengenai kaki Haaland sebelum bola akhirnya masuk ke dalam gawang. Gol itu membuat Norwegia kembali memimpin 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Norwegia tampil semakin percaya diri. Penguasaan permainan yang lebih baik membuat mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Keunggulan diperbesar melalui gol yang dicetak bek tengah Leo Ostigard. Gol tersebut semakin mempersulit upaya Irak untuk bangkit.
Penderitaan Irak bertambah pada masa injury time ketika Aymen Hussein secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 4-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Norwegia berhasil mempertahankan keunggulan dan mengamankan kemenangan penting pada laga pertama mereka di Grup I.
Meski puas dengan hasil yang diraih, Haaland mengingatkan bahwa ekspektasi terhadap Norwegia cukup tinggi sejak awal turnamen. Karena itu, kemenangan atas Irak dinilai sebagai langkah awal yang memang harus dicapai.
“Kami memang diharapkan menang dan untungnya kami berhasil melakukannya. Sekarang semua orang di Norwegia pasti senang dan saya berharap mereka menikmati kemenangan ini,” ujarnya.
Hasil tersebut menempatkan Norwegia dalam posisi yang baik di klasemen sementara Grup I. Namun, persaingan masih terbuka lebar dan Haaland menegaskan timnya harus terus berkembang agar mampu mempertahankan performa positif sepanjang fase grup hingga babak-babak berikutnya.
