Jakarta, lajunetwork.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. Menurutnya, Demokrat harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai partai yang mampu menyerap aspirasi rakyat dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Sabtu (27/6).
Dalam pidatonya, AHY menyoroti tantangan global yang masih dihadapi Indonesia. Ia mengatakan situasi dunia yang penuh gejolak dan ketidakpastian menuntut seluruh elemen bangsa untuk bekerja lebih keras dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Indonesia saat ini bergerak di tengah gejolak dan ketidakpastian global. Karena itu, seluruh elemen bangsa harus bekerja lebih keras untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
AHY mengingatkan bahwa seluruh kader Demokrat harus senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap langkah politik yang diambil. Ia berharap situasi dunia yang semakin damai dan stabil dapat memberikan ruang bagi Indonesia untuk lebih fokus membangun kesejahteraan rakyat.
Menurutnya, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh komponen bangsa. Dalam konteks tersebut, Partai Demokrat tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus terus berkontribusi secara nyata.
Selama hampir 25 tahun perjalanan Partai Demokrat sejak berdiri pada 2001, AHY mengatakan partainya telah melewati berbagai dinamika politik, baik ketika berada di dalam pemerintahan maupun saat menjalankan peran sebagai oposisi. Namun dalam setiap fase tersebut, Demokrat tetap berupaya memberikan kontribusi yang positif dan konstruktif bagi bangsa.
“Oleh karena itu, kini di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, Demokrat benar-benar harus menjadi bagian dari solusi,” katanya.
Selain sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, AHY yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengajak seluruh kader, khususnya di Provinsi Lampung, untuk ikut mengawal berbagai program pembangunan infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti peningkatan kualitas jalan, jaringan irigasi untuk mendukung sektor pertanian, pembangunan sekolah dan rumah sakit yang memadai, pasar yang lebih layak, hingga penyediaan hunian yang sehat dan nyaman.
Menurut AHY, penguatan konektivitas antarwilayah juga menjadi faktor penting dalam mendorong pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, program pemerintah pusat perlu diselaraskan dengan kebutuhan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan lebih efektif.
“Program-program pemerintah pusat harus selalu disinkronkan dengan kepentingan dan prioritas pemerintah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Suarakan terus aspirasi masyarakat kita. Demokrat, sekali lagi, harus selalu peduli dan memberi solusi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga menjelaskan tiga pesan utama yang menjadi tema Musda VI DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung.
Pertama, rapatkan barisan. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas partai melalui semangat kebersamaan, loyalitas, dan rasa saling memiliki. Menurutnya, musyawarah daerah bukanlah ajang kompetisi internal, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan dan konsolidasi organisasi.
Kedua, bangun kekuatan. AHY menegaskan bahwa kekuatan politik sejati lahir dari kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, seluruh kader diminta terus hadir di tengah rakyat, mendengarkan aspirasi, membuka ruang dialog, dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu.
Ketiga, rebut kemenangan. Menurut AHY, setiap partai politik tentu memiliki target memenangkan berbagai kontestasi politik. Namun, kemenangan tersebut harus dilandasi semangat untuk menghadirkan kesejahteraan, keadilan, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kekuasaan itu datang dan pergi. Yang langgeng adalah semangat untuk menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat,” tuturnya.
AHY juga mengingatkan bahwa Partai Demokrat akan memasuki usia ke-25 pada September 2026. Momentum seperempat abad tersebut, menurutnya, harus menjadi refleksi bagi seluruh kader untuk terus menjaga semangat perjuangan yang berlandaskan tiga nilai utama partai, yakni memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi.
Ia menegaskan ketiga nilai tersebut merupakan fondasi yang tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan Partai Demokrat sekaligus menjadi harapan bagi masyarakat Indonesia.
“Itulah perjuangan Partai Demokrat dan harapan rakyat Indonesia,” kata AHY.
