Jakarta, lajunetwork.id – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri dan kepala badan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis pemerintah, termasuk perkembangan program di sektor pendidikan tinggi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 12.50 WIB.
Ia mengatakan kehadirannya merupakan bagian dari pemanggilan Presiden Prabowo untuk membahas perkembangan program strategis, khususnya yang berkaitan dengan perguruan tinggi.
“Saya belum tahu nih, dipanggil jam satu nanti kita lihat. Ya tentunya terkait dengan program-program strategisnya, karena kan Pak Presiden selalu berpesan universitas itu harus mem-back-up seluruh program strategis,” kata Brian.
Brian mengatakan belum dapat memberikan banyak informasi mengenai agenda rapat karena pertemuan dengan Presiden Prabowo belum dimulai saat dirinya memberikan keterangan kepada awak media.
Namun, ia memastikan telah menyiapkan sejumlah data terkait program dan kapasitas perguruan tinggi yang dapat disampaikan apabila dibutuhkan dalam rapat tersebut.
“Saya sudah siapkan data-data bagaimana program kampus kita siap untuk mem-back-up dari segi kajian, dari segi research, karena kan Bapak Presiden ingin setiap kebijakan memerlukan data yang valid,” ujarnya.
Menurut Brian, perguruan tinggi diharapkan dapat mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah.
Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui kajian akademik dan penelitian yang berbasis data sehingga kebijakan yang diambil pemerintah memiliki landasan yang kuat.
Ketika ditanya mengenai isu pendirian Universitas Republik Indonesia (URI), Brian membantah bahwa agenda tersebut menjadi pembahasan yang akan dibawanya dalam pertemuan dengan Presiden.
“Bukan, bukan kayaknya,” ujar Brian.
Selain Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani turut hadir di Kompleks Istana Kepresidenan. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria juga dijadwalkan mengikuti rapat tersebut.
Kehadiran sejumlah pejabat tersebut menunjukkan bahwa rapat terbatas Presiden Prabowo turut melibatkan kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan agenda strategis pemerintah, termasuk pengembangan investasi, hilirisasi, pengelolaan BUMN, serta peran perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan nasional.
