Jakarta, lajunetwork.id – Presiden Prabowo Subianto melantik Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Setelah keputusan dibacakan, Sarmuji bersama sejumlah pejabat lainnya mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.
Dalam sumpah tersebut, Sarmuji menyatakan kesetiaannya kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta berkomitmen menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bangsa dan negara.
Rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Sarmuji. Dokumen tersebut kemudian ditandatangani Presiden Prabowo.
Usai prosesi tersebut, Prabowo memberikan ucapan selamat kepada Sarmuji dan para pejabat negara lain yang turut dilantik.
Sebelum dipercaya sebagai Menteri Perindustrian, Sarmuji dikenal sebagai salah satu pengurus utama Partai Golkar. Ia menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI.
Selain Sarmuji, sejumlah pejabat lain juga dilantik dalam agenda yang sama. Di antaranya Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, serta Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Prabowo juga melantik Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, Komisaris Jenderal Polisi Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional, serta Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari perombakan susunan Kabinet Merah Putih. Reshuffle kali ini menjadi perombakan kabinet ketujuh sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Sejumlah pejabat negara hadir dalam prosesi pelantikan di Istana Negara. Mereka antara lain para menteri koordinator Kabinet Merah Putih, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
