Jakarta, lajunetwork.id – Tim Nasional Brasil akan memulai perjuangannya di Grup C Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Maroko dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (14/6) pukul 05.00 WIB.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi laga pembuka bagi kedua tim di turnamen sepak bola terbesar dunia, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kekuatan dua negara yang datang dengan ambisi besar. Brasil berupaya menegaskan statusnya sebagai salah satu favorit juara, sementara Maroko ingin melanjutkan tren positif yang membuat mereka menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.
Brasil memasuki Piala Dunia 2026 dengan modal sejarah yang sulit ditandingi. Selecao masih menjadi negara tersukses dalam sejarah turnamen dengan koleksi lima gelar juara dunia, sebuah catatan yang membuat mereka selalu masuk dalam daftar unggulan setiap edisi Piala Dunia.
Kehadiran Carlo Ancelotti di kursi pelatih semakin meningkatkan optimisme publik Brasil. Pelatih asal Italia tersebut dipercaya mampu memaksimalkan potensi generasi pemain yang saat ini diperkuat sejumlah bintang seperti Vinicius Junior, Rodrygo, dan Bruno Guimaraes.
Meski demikian, perjalanan Brasil menuju putaran final tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pada babak kualifikasi zona CONMEBOL, mereka sempat mengalami inkonsistensi performa dan hanya mampu mengakhiri kompetisi di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 28 poin dari 18 pertandingan.
Catatan tersebut membuat Brasil tertinggal cukup jauh dari rival abadinya, Argentina, yang finis di posisi puncak klasemen.
Namun, menjelang Piala Dunia, performa Brasil menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam beberapa laga uji coba terakhir, mereka berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Panama dengan skor 6-2 dan menundukkan Mesir 2-1.
Selain itu, Brasil juga memiliki kenangan manis bermain di Amerika Serikat. Negara tersebut menjadi saksi keberhasilan mereka meraih gelar juara dunia keempat pada Piala Dunia 1994 setelah mengalahkan Italia melalui adu penalti di partai final.
Di kubu lawan, Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir. Singa Atlas kini bukan lagi tim yang dipandang sebelah mata setelah mencatat sejarah sebagai negara Afrika pertama yang mampu mencapai semifinal Piala Dunia pada edisi 2022 di Qatar.
Keberhasilan tersebut menjadikan Maroko salah satu tim yang paling diperhitungkan di turnamen kali ini.
Perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026 juga berlangsung sangat meyakinkan. Maroko tampil dominan di Grup E kualifikasi zona Afrika dengan menyapu bersih seluruh pertandingan dan memastikan tiket ke putaran final tanpa hambatan berarti.
Dalam masa persiapan menjelang turnamen, pasukan Walid Regragui juga menunjukkan performa positif. Mereka mencatat kemenangan telak atas Burundi dengan skor 5-0 dan Madagaskar 4-0, sebelum bermain imbang 1-1 melawan Norwegia.
Dipimpin kapten Achraf Hakimi, Maroko berharap mampu mengulangi bahkan melampaui pencapaian bersejarah yang mereka raih empat tahun lalu.
Secara statistik, Brasil masih unggul dalam rekor pertemuan kedua tim. Dari tiga laga yang pernah mempertemukan keduanya, Selecao berhasil meraih dua kemenangan, sementara Maroko mencatat satu kemenangan.
Pertemuan pertama berlangsung pada laga persahabatan di Belem pada Oktober 1997. Saat itu Brasil menang dengan skor 2-0.
Setahun kemudian, kedua tim kembali bertemu di fase grup Piala Dunia 1998 di Prancis. Brasil kembali menunjukkan dominasinya dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Maroko.
Namun, pertemuan terakhir pada Maret 2023 menghadirkan cerita berbeda. Bermain di Tangier, Maroko sukses menaklukkan Brasil dengan skor 2-1, sebuah hasil yang menjadi bukti perkembangan pesat tim Afrika Utara tersebut.
Laga di New Jersey diperkirakan akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada fase awal Piala Dunia 2026. Brasil membutuhkan kemenangan untuk mengukuhkan status sebagai kandidat kuat juara, sementara Maroko ingin membuktikan bahwa keberhasilan mereka di Qatar bukan sekadar kejutan sesaat.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim serta ambisi besar yang dibawa masing-masing kubu, pertandingan ini diprediksi berlangsung terbuka dan sarat tensi tinggi.
Hasil laga juga berpotensi menjadi penentu awal dalam persaingan Grup C, sekaligus memberikan gambaran mengenai kesiapan Brasil dan Maroko untuk melangkah lebih jauh dalam perburuan trofi Piala Dunia 2026.
