Jakarta, lajunetwork.id – Tim nasional Paraguay menciptakan salah satu kejutan terbesar pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Selasa WIB, berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan sebelum Paraguay memastikan kemenangan dari titik putih.
Hasil tersebut membawa Paraguay melangkah ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga antara Prancis dan Swedia. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Jerman kembali gagal melaju ke fase gugur lebih jauh dan harus mengakhiri kiprah mereka lebih cepat untuk tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Paraguay tampil disiplin sepanjang pertandingan dengan mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Strategi tersebut membuahkan hasil menjelang berakhirnya babak pertama ketika Julio Enciso sukses membawa tim Amerika Selatan itu unggul pada menit ke-42.
Gol bermula dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Miguel Almiron. Meski bola sempat ditepis kiper Jerman Manuel Neuer, Paraguay berhasil menguasai bola kedua. Damian Bobadilla kemudian mengalirkannya kepada Matias Galarza yang melepaskan umpan silang akurat ke kotak penalti. Enciso menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal diantisipasi Neuer sehingga membawa Paraguay memimpin 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54. Florian Wirtz mengirim umpan silang yang diselesaikan Kai Havertz melalui sundulan terarah untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang itu, Jerman terus menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali mengancam gawang Paraguay. Salah satu peluang terbaik kembali diperoleh Havertz pada menit ke-77, namun sundulannya berhasil digagalkan penjaga gawang Orlando Gill yang tampil gemilang di bawah mistar.
Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada menit ke-102, Jerman sempat bersorak setelah Jonathan Tah mencetak gol. Namun, setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), wasit menganulir gol tersebut karena Waldemar Anton dinilai melakukan pelanggaran terhadap kiper Orlando Gill dalam proses terjadinya gol.
Tidak ada tambahan gol hingga babak tambahan usai sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Drama semakin menegangkan ketika Kai Havertz yang menjadi penendang pertama Jerman gagal menjalankan tugasnya. Paraguay memanfaatkan momentum dengan sukses mencetak tiga penalti awal dan sempat unggul 3-2.
Situasi semakin sulit bagi Jerman setelah Nick Woltemade juga gagal mengeksekusi penalti. Namun, Manuel Neuer menjaga harapan timnya tetap hidup setelah menggagalkan tendangan Antonio Sanabria, sementara Nadiem Amiri sukses mencetak gol sehingga skor adu penalti kembali imbang 3-3.
Neuer kembali menunjukkan kualitasnya dengan menepis tendangan Fabian Balbuena pada giliran berikutnya, membuka peluang bagi Jerman untuk berbalik unggul. Sayangnya, kesempatan emas itu terbuang setelah Jonathan Tah gagal menaklukkan kiper Paraguay.
Jose Canale yang menjadi penendang terakhir Paraguay tampil tenang dan sukses mengirim bola ke dalam gawang Neuer. Gol tersebut memastikan kemenangan Paraguay dengan skor 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak 16 besar.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi Paraguay sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu tim kejutan di Piala Dunia 2026. Di sisi lain, kegagalan Jerman kembali menjadi sorotan setelah untuk ketiga kalinya secara beruntun mereka gagal melangkah jauh di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
