Bandung, lajunetwork.id – Presiden ke-7 RI Joko Widodo menegaskan dirinya resmi menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025. Penegasan itu disampaikan dengan menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI di hadapan kader DPD PSI Kota Bandung, Sabtu.
Jokowi mengatakan dirinya sengaja memperlihatkan KTA tersebut untuk menjawab keraguan publik mengenai status dan komitmennya terhadap partai berlambang gajah itu.
“Bahwa saya itu sudah masuk menjadi keluarga besar PSI sejak 14 Oktober 2025. Sudah setahun yang lalu. Banyak yang enggak percaya, saya sekarang buka saja kartu anggota saya ini,” kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung di sebuah hotel di Jalan Peta, Bandung.
Untuk memperkuat penjelasannya, Jokowi membacakan identitas dan nomor keanggotaan yang tercantum pada KTA miliknya.
“Sekarang saya bacakan di sini. Tertulis nama, Jokowi Widodo. Nomor keanggotaan, saya bacakan ya. Nomor keanggotaan saya S 337220257777777,” ujarnya.
Jokowi kemudian berseloroh mengenai banyaknya angka tujuh dalam nomor keanggotaan tersebut.
“Saya enggak tahu kenapa tujuhnya banyak sekali,” katanya.
Mantan presiden dua periode itu berharap penjelasan dan KTA yang ditunjukkannya dapat mengakhiri spekulasi mengenai status keanggotaannya di PSI.
“Jadi sudah jelas semuanya ya. Jangan sampai ada meragukan bahwa saya ini sudah menjadi keluarga besar PSI,” tutur Jokowi.
Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana menyebut bergabungnya Jokowi sebagai bagian penting bagi partai. Ia mengaitkan keanggotaan Jokowi dengan target PSI menghadapi Pemilu 2029.
“Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI, kita semakin optimistis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang,” kata Endang.
PSI sendiri sebelumnya telah menetapkan struktur kepengurusan periode 2025–2030. Kementerian Hukum menyerahkan surat keputusan mengenai kepengurusan, AD/ART, dan lambang PSI kepada Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni pada 10 Oktober 2025.
Dalam struktur tersebut, posisi Ketua Dewan Pembina sempat dicantumkan dengan nama “Bapak J” tanpa identitas lengkap. PSI saat itu menyatakan pengumuman mengenai sosok tersebut akan disampaikan kemudian.
Rakorda PSI Kota Bandung turut dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Wakil Ketua Umum DPP PSI Andi Saiful Haq, Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie, serta anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka dan Rusdi Masse Mappuasessu.
