Jayapura, lajunetwork.id – Lima anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sebelumnya bermukim di Papua Nugini (PNG) kembali ke Indonesia bersama keluarga. Mereka juga menyerahkan tiga pucuk senjata api beserta sejumlah amunisi kepada aparat.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengapresiasi keputusan kelima orang tersebut untuk kembali ke Indonesia dan menyerahkan senjata yang mereka miliki.
“Tiga senjata api yang diserahkan itu jenis FN, revolver, dan rakitan beserta amunisi,” kata Febriel didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi di Jayapura, Minggu.
Menurut Febriel, kelima orang tersebut sebelumnya tinggal di wilayah Papua Nugini yang berbatasan langsung dengan Indonesia.
Kepulangan mereka tidak terlepas dari peran LK, yang telah menyatakan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak 2019. LK kemudian mengajak sejumlah anggota KKB yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya untuk kembali ke Indonesia.
Setelah kembali, LK menjalankan usaha peternakan babi. Febriel berharap usaha tersebut dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari proses reintegrasi warga yang sebelumnya terlibat dalam kelompok bersenjata.
“Memang Bapak LK saat ini menjadi peternak babi dan diharapkan usahanya terus berkembang,” ujar Febriel.
Febriel mengatakan Kodam XVII/Cenderawasih bersama satuan di bawah jajarannya akan menerima warga yang sebelumnya berseberangan dengan pemerintah dan memilih kembali ke Indonesia serta menetap di kampung halaman.
“Mudah-mudahan ke depan makin banyak saudara-saudara kita yang sebelumnya bergabung dalam kelompok KKB kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan bersama-sama membangun kampung halaman serta ikut menjaga keamanan,” katanya.
