Jakarta, lajunetwork.id – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) agar menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas. Menurut dia, keberadaan satuan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Pesan itu disampaikan Sjafrie saat mengunjungi Yon TP 939/Macan Putih di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu. Di hadapan para prajurit, ia menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat dan harus mengabdi sepenuhnya kepada rakyat.
“Batalyon Teritorial Pembangunan hadir untuk bisa memenuhi kepentingan rakyat. Karena kita, prajurit TNI adalah tentara rakyat. Kita tentara rakyat, kita lahir dari rakyat,” kata Sjafrie.
Ia mengingatkan seluruh prajurit agar tidak melupakan sumber dukungan yang mereka terima. Menurut Sjafrie, fasilitas yang digunakan, seragam yang dikenakan, hingga kebutuhan hidup prajurit berasal dari negara yang dibiayai oleh rakyat.
Karena itu, ia meminta prajurit menghindari sikap arogan dan tidak menyakiti hati masyarakat dalam menjalankan tugas di lapangan.
Sjafrie menilai keberhasilan Yon Teritorial Pembangunan tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan wilayah. Ia menyebut satuan tersebut telah menjalankan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Program itu antara lain pengembangan perkebunan sayur, layanan kesehatan, hingga dukungan pembangunan infrastruktur di daerah. Melalui berbagai kegiatan tersebut, Yon TP diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Sjafrie, konsep batalyon teritorial merupakan bagian dari pendekatan pertahanan yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran prajurit di wilayah binaan diharapkan memberikan manfaat nyata, bukan hanya menciptakan rasa aman.
“Kamu selama ada di sini harus bisa membalas jasanya rakyat kepadamu sehingga kamu bisa duduk seperti begini. Paham ini?” kata Sjafrie kepada para prajurit, yang dijawab serempak, “Siap paham.”
Yon TP 939/Macan Putih saat ini masih menempati markas sementara di Tasikmalaya. Markas permanennya tengah dibangun di kawasan pesisir Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.
Meski masih beroperasi dari lokasi sementara, satuan tersebut telah dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari area perkebunan yang hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar hingga sarana operasional bagi prajurit seperti dapur dan barak.
Pemerintah berharap model Batalyon Teritorial Pembangunan dapat memperkuat peran TNI dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan yang memadukan fungsi pertahanan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan di wilayah penugasan.
