Jakarta – Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pelantikan dilakukan oleh Menteri PU Dody Hanggodo pada Jumat (1/5/2026) di Gedung Utama Kementerian PU, Jakarta.
Selain Arnold, enam pejabat lain turut dilantik dalam kesempatan tersebut. Mereka adalah Apri Artoto sebagai Sekretaris Jenderal, Bisma Staniarto sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Adenan Rasyid sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah.
Kemudian, Rachman Arief Dienaputra dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Indro Pantja Pramodo sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi, serta Pantja Dharma Oetojo sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan.
Dalam sambutannya, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penguatan organisasi bukan sekadar penataan jabatan, melainkan bagian dari upaya membangun statecraft atau keterampilan dalam mengelola kebijakan negara. Hal ini bertujuan agar setiap program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dody juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya aparatur sipil negara (ASN) yang solid dan bersih sebagai salah satu fondasi utama statecraft. ASN diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga menjunjung tinggi integritas serta menjaga kepercayaan publik.
Profil Arnold Ritiauw
Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw lahir pada 10 Maret 1969. Ia merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat dan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 dari kecabangan Zeni (Kopassus).
Sebelum menjabat Dirjen SDA, Arnold mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Sepanjang karier militernya, ia telah menempuh berbagai pendidikan, di antaranya Sussarcab Zeni (1991), Selapa Zeni (1998), Seskoad (2005), Sesko TNI (2015), hingga berbagai kursus komando dan kepemimpinan.
Arnold juga memiliki rekam jejak jabatan yang panjang, mulai dari perwira di satuan Kopassus hingga menjadi Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyonzipur) 3/Yudha Wyogrha pada 2007. Ia juga pernah bertugas dalam misi internasional sebagai Dansatgas Zeni TNI Konga XX-G/Monuc pada 2009.
Kariernya terus menanjak dengan berbagai posisi strategis, seperti Dandim 0609/Kabupaten Bandung, Aslog Kasdam XVII/Cenderawasih, hingga Danrem di beberapa wilayah. Pada 2022, ia menjabat sebagai Inspektur Divisi Infanteri 3/Kostrad, lalu menjadi Inspektur Akademi Militer pada 2024, dan akhirnya dipercaya sebagai Gubernur Akademi Militer sebelum pensiun.
Dengan pengalaman panjang di bidang militer dan manajemen strategis, Arnold diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sumber daya air nasional serta mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
