Medan, lajunetwork.id – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan pasokan beras premium di pasar tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah tersebut.
Pemimpin Wilayah Bulog Sumut Budi Cahyanto mengatakan penyaluran beras premium terus dilakukan melalui sejumlah jaringan distribusi, termasuk ritel modern dan toko yang beroperasi di pasar tradisional.
Menurut Budi, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh beras premium sesuai kebutuhan tanpa mengalami kesulitan dalam mengakses komoditas tersebut.
“Penyaluran beras premium dilakukan melalui jaringan distribusi dengan mitra, salah satunya ritel modern maupun toko yang ada di pasar tradisional, sehingga masyarakat dapat memperoleh beras sesuai kebutuhan,” ujar Budi di Medan, Minggu.
Ia menyebutkan, dalam tiga hari terakhir penyaluran beras premium kepada para mitra mencapai sekitar 30 ton per hari. Dengan demikian, total distribusi beras premium diperkirakan mencapai sekitar 150 ton dalam satu bulan.
Untuk menjaga harga tetap terkendali, Bulog Sumut juga berkoordinasi dengan sejumlah mitra penggilingan padi atau kilang agar turut memasok beras premium ke jaringan ritel modern.
Melalui skema tersebut, harga beras premium di tingkat ritel diupayakan tetap berada pada kisaran Rp15.400 per kilogram atau Rp77.000 untuk kemasan lima kilogram.
“Jadi kami hanya sebagai penengah saja, karena dengan cara itu distributor dapat menjual ke ritel modern dengan Rp15.400 per kilogram,” kata Budi.
Sebelumnya, Perum Bulog juga telah mendistribusikan beras premium melalui jaringan ritel modern di sejumlah kota besar di Indonesia. Penyaluran tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap beras premium sekaligus menjaga ketersediaan komoditas pangan tersebut.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan distribusi melalui jaringan ritel modern diarahkan untuk memudahkan masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan, mendapatkan beras premium.
“Penyaluran itu diarahkan untuk memastikan masyarakat di berbagai kota besar dan wilayah perkotaan dapat memperoleh beras premium dengan mudah,” ujarnya.
Bulog, kata dia, juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok, distribusi, dan tingkat kebutuhan beras di berbagai daerah. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga dan distribusinya berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
