Jakarta, lajunetwork.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mewajibkan perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara Program Magang Nasional (MagangHub) 2026 terdaftar dalam sistem Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP). Ketentuan itu diberlakukan sebagai bagian dari proses verifikasi guna memastikan legalitas dan keabsahan data perusahaan.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan perusahaan juga harus memastikan seluruh data yang tercantum dalam sistem WLKP telah diperbarui sebelum mengajukan pendaftaran sebagai mitra program.
“Perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara perlu memastikan telah terdaftar dalam WLKP, memperbarui data perusahaan, serta memastikan seluruh informasi perusahaan aktif dan valid. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar dan sesuai ketentuan,” kata Darmawansyah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, persyaratan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kualitas penyelenggaraan MagangHub. Melalui proses verifikasi, Kemnaker dapat memastikan perusahaan mitra memiliki identitas dan legalitas yang jelas serta memenuhi syarat untuk menjadi tempat pembelajaran bagi peserta magang.
Darmawansyah menjelaskan perusahaan dapat melakukan pengecekan maupun pembaruan data melalui sistem WLKP sebelum mengajukan diri sebagai mitra penyelenggara. Data yang akurat, kata dia, juga akan mempercepat proses administrasi dan seleksi sehingga pelaksanaan program berlangsung secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Kemnaker mengajak perusahaan dari berbagai sektor industri untuk berpartisipasi dalam MagangHub 2026. Pemerintah menilai keterlibatan dunia usaha menjadi faktor penting dalam memperluas kesempatan belajar bagi calon tenaga kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap memasuki dunia industri.
Menurut Darmawansyah, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta magang, tetapi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk memperoleh calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.
“Melalui MagangHub, perusahaan tidak hanya berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, tetapi juga memiliki kesempatan menjaring talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industrinya,” ujar Darmawansyah.
