Jakarta, lajunetwork.id – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya mendukung tumbuh kembang anak Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan, penguatan karakter, serta penciptaan lingkungan belajar yang berkualitas.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan komitmen tersebut dijalankan melalui berbagai program community involvement and development (CID) di wilayah operasional perusahaan.
“Melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, kami berupaya memberikan dukungan terhadap pendidikan, penguatan karakter, dan peningkatan kualitas lingkungan belajar bagi anak-anak Indonesia,” kata Kitty dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Sejumlah inisiatif yang dijalankan perusahaan antara lain program Rumah Anak Pesisir (RASI) di Bitung, Sulawesi Utara, dan Tanam Energi Barokah (TEBAR) 4.0 di Cilacap, Jawa Tengah.
Di Bitung, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung mengembangkan RASI sebagai ruang pendidikan nonformal bagi anak-anak di kawasan pesisir. Program tersebut dirancang dengan pendekatan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
Menurut Kitty, kegiatan edukasi yang kreatif dan kontekstual dalam program RASI diarahkan untuk membantu anak-anak mengenali potensi diri, membangun karakter positif, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Dengan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, program ini mendorong anak-anak untuk mengenali potensi diri, menumbuhkan karakter positif, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka tumbuh,” ujarnya.
Penggerak Rumah RASI, Chika, mengatakan program tersebut berupaya memastikan anak-anak mendapatkan kesempatan yang setara untuk memperoleh pendidikan dan tumbuh dalam lingkungan yang penuh perhatian.
“Kami percaya perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan cinta yang besar,” kata Chika.
Sejak dimulai pada 2023, program RASI telah memberikan manfaat kepada lebih dari 145 anak, baik secara langsung maupun tidak langsung, di kawasan Pemukiman Candi, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat I, Kota Bitung.
Selama lebih dari dua tahun berjalan, program tersebut telah menghadirkan lebih dari 20 kegiatan edukasi dan pengembangan karakter. Kegiatannya mencakup Festival Anak Pesisir, Misi Pelestarian Pesisir, peningkatan kapasitas tutor lokal, kegiatan prakarya, serta berbagai perlombaan dan peringatan hari besar.
Sementara itu, dukungan terhadap pendidikan di Cilacap diwujudkan melalui aksi Relawan Pertamina Peduli (Relpi) Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cilacap dalam Program TEBAR 4.0.
Melalui donasi yang dihimpun dari pekerja dan keluarga besar Pertamina, Relpi menyalurkan bantuan pendidikan senilai lebih dari Rp10 juta kepada SD Negeri Bojong 03, Kecamatan Kawunganten.
Bantuan yang diberikan berupa papan tulis, printer, tempat sampah, dan paket alat tulis sekolah. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus mendukung proses pembelajaran bagi para siswa.
Koordinator Program TEBAR 4.0 Farras Khibban mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian insan Pertamina terhadap keberlanjutan pendidikan dan masa depan generasi muda.
“Ini adalah wujud kepedulian relawan dan keluarga besar Pertamina terhadap dunia pendidikan. Kami berharap bantuan ini semakin menguatkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Kitty menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga memandang pemenuhan hak anak atas pendidikan berkualitas dan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter sebagai bagian penting dari investasi jangka panjang bagi bangsa.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pendidikan serta membangun karakter dan kepedulian lingkungan agar kehadirannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi muda,” ujarnya.
Melalui program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga berharap kontribusi perusahaan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pendidikan dan karakter anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.
