Ambon, lajunetwork.id – Panitia Muktamar KAMMI XIV menemui Ketua DPRD Kota Ambon dalam audiensi yang membahas persiapan pelaksanaan muktamar sekaligus gagasan yang ingin dibawa organisasi dalam agenda nasional tersebut.
Ketua Panitia Muktamar KAMMI XIV, Isrun Fatsey, bersama jajaran panitia menyampaikan bahwa penyelenggaraan muktamar di Kota Ambon tidak hanya diarahkan sebagai forum konsolidasi kader KAMMI dari berbagai wilayah Indonesia.
Panitia juga ingin menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk memperkenalkan gagasan yang berangkat dari nilai sosial dan budaya Maluku, salah satunya Pela Gandong.
Menurut Isrun, Pela Gandong memiliki nilai penting dalam membangun persaudaraan, kebersamaan, dan keterbukaan. Nilai tersebut dinilai relevan untuk diperkenalkan kepada peserta muktamar yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Muktamar ini bukan hanya sekadar momentum perkumpulan kader KAMMI. Ada gagasan besar yang kami bawa untuk Kota Ambon dan Maluku. Salah satunya adalah semangat Pela Gandong, bahwa Maluku selalu terbuka untuk siapa saja,” ujar Isrun.
Ia mengatakan, Muktamar KAMMI XIV dapat menjadi momentum untuk membawa nilai Pela Gandong keluar dari konteks budaya lokal dan memperkenalkannya sebagai pesan persaudaraan yang relevan dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Panitia berharap Pela Gandong tidak berhenti sebagai simbol budaya, tetapi dapat menjadi bagian dari narasi yang memperkuat citra Ambon dan Maluku sebagai daerah yang menjunjung persaudaraan, toleransi, kebersamaan, dan keterbukaan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, menyambut baik audiensi tersebut. Ia mengapresiasi rencana penyelenggaraan Muktamar KAMMI XIV di Ambon serta gagasan panitia yang dinilai dapat memberikan dampak positif bagi daerah.
Morits juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan muktamar. Menurutnya, kedatangan peserta dari berbagai daerah menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan Ambon sekaligus memperkuat semangat pembangunan kota yang inklusif.
“Beta par Ambon, par samua. Ale rasa, Beta rasa,” kata Morits Tamaela.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya panitia membangun sinergi dengan DPRD Kota Ambon dan pemangku kepentingan lainnya menjelang pelaksanaan Muktamar KAMMI XIV.
Panitia berharap dukungan berbagai pihak dapat memperlancar seluruh rangkaian kegiatan. Di saat yang sama, muktamar diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan strategis bagi organisasi, tetapi juga meninggalkan gagasan yang memberi nilai tambah bagi Ambon dan Maluku.
Pela Gandong pun diproyeksikan menjadi salah satu pesan utama yang dibawa KAMMI dalam muktamar, sekaligus jembatan untuk memperkenalkan semangat persaudaraan Maluku kepada publik nasional.
