Jakarta, lajunetwork.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menuntaskan proses tender konsultasi desain untuk pengadaan tiga unit kapal penumpang baru yang akan dibangun menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2024 dan 2025.
Penyelesaian tahapan tender desain tersebut menjadi langkah awal dalam program modernisasi armada yang tengah dijalankan perusahaan pelayaran milik negara itu guna meningkatkan kualitas layanan transportasi laut nasional.
Berdasarkan rencana yang telah disusun, proses pembangunan ketiga kapal penumpang tersebut ditargetkan selesai pada 2029. Kehadiran armada baru diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarpulau, khususnya pada wilayah yang masih bergantung pada transportasi laut sebagai sarana mobilitas utama masyarakat.
Tahap konsultasi desain memiliki peran penting dalam menentukan spesifikasi teknis kapal, mulai dari kapasitas penumpang, aspek keselamatan, efisiensi operasional, hingga kesiapan menghadapi tantangan pelayaran di berbagai wilayah perairan Indonesia.
Pengadaan tiga kapal baru tersebut merupakan bagian dari upaya regenerasi armada PELNI yang sebagian telah beroperasi selama puluhan tahun. Modernisasi armada dinilai penting untuk menjaga keandalan layanan, meningkatkan kenyamanan penumpang, serta memenuhi standar keselamatan pelayaran yang terus berkembang.
Selain memperkuat layanan transportasi laut nasional, proyek pembangunan kapal baru juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap industri maritim dalam negeri melalui keterlibatan sektor perkapalan, jasa konsultansi, hingga rantai pasok pendukung lainnya.
Dengan selesainya proses tender desain, tahapan berikutnya akan mengarah pada penyusunan desain teknis yang lebih rinci sebelum memasuki proses pengadaan dan pembangunan fisik kapal. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, tiga kapal penumpang baru tersebut akan mulai memperkuat armada PELNI pada 2029.
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas nasional melalui penguatan transportasi laut, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan dan aksesibilitas masyarakat di berbagai daerah kepulauan Indonesia.
