Jakarta, lajunetwork.id – Pelatih tim nasional Spanyol Luis de la Fuente menilai laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis akan berlangsung dengan tensi layaknya pertandingan final. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB untuk memperebutkan satu tiket menuju partai puncak.
Menurut De la Fuente, kualitas yang dimiliki para semifinalis membuat setiap pertandingan pada fase ini memiliki level persaingan yang sangat tinggi. Ia bahkan menyebut bukan hanya duel Spanyol melawan Prancis, tetapi juga semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris, pantas disebut sebagai laga final sebelum final.
“Ini adalah pertandingan yang sangat berat. Ini semifinal Piala Dunia. Saya sudah mengatakan bahwa laga ini bisa saja menjadi final Piala Dunia,” kata De la Fuente, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa.
Pelatih berusia 65 tahun itu menilai kekuatan empat tim yang tersisa di turnamen relatif berimbang. Penilaian tersebut, menurut dia, tercermin dari posisi mereka di peringkat dunia FIFA.
Prancis saat ini menempati posisi teratas ranking FIFA dengan 1.948,97 poin. Di bawahnya terdapat Argentina dengan 1.943,47 poin, disusul Spanyol yang mengoleksi 1.934,79 poin dan Inggris dengan 1.889,42 poin.
De la Fuente memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat karena kualitas keempat tim nyaris seimbang. Dalam situasi seperti itu, ia menilai kesalahan sekecil apa pun dapat menentukan hasil akhir pertandingan.
“Kami adalah empat tim teratas dalam peringkat FIFA. Kami harus berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan, tidak memberi lawan peluang, berusaha mengendalikan pertandingan sebanyak mungkin, dan tampil efektif di kedua kotak penalti,” ujarnya.
Sementara itu, gelandang muda Spanyol Lamine Yamal menyebut pertandingan menghadapi Prancis sebagai laga terbesar dalam perjalanan kariernya sejauh ini. Pemain yang membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024 sekaligus meraih penghargaan pemain muda terbaik turnamen tersebut mengaku antusias menghadapi semifinal Piala Dunia pertamanya.
“Ini adalah pertandingan paling penting yang pernah saya mainkan sepanjang karier. Saya sangat senang bisa melangkah sejauh ini. Kami semua sangat antusias, dan saya mungkin yang paling bersemangat. Ini jelas merupakan pertandingan paling penting yang pernah saya jalani,” kata Yamal yang baru berusia 19 tahun.
Pemenang laga Spanyol kontra Prancis akan melaju ke final Piala Dunia 2026 dan menghadapi pemenang pertandingan semifinal lainnya yang mempertemukan Argentina dengan Inggris. Dengan kekuatan empat tim yang berada di jajaran teratas dunia, babak semifinal diperkirakan menjadi salah satu fase paling kompetitif dalam turnamen tahun ini.
