Jakarta, lajunetwork.id – Hercules Rosario Marshal mengaku pernah mendapat tawaran uang ratusan miliar rupiah dari seorang jenderal bintang dua agar tidak mendukung Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Pengakuan tersebut disampaikan Hercules saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Istora Senayan, Minggu (10/5).
Dalam pidatonya, Hercules mengatakan dirinya didatangi seseorang dari salah satu partai politik yang menawarkan uang dalam jumlah sangat besar agar berpindah dukungan politik.
“Di Pilpres 2024 kemarin, ini dunia biar tahu, kalian biar tahu, saya didatangi oleh orang salah satu partai politik, tawarkan saya uang ratusan miliar untuk bergabung dengan salah satu partai politik,” ujar Hercules.
Meski demikian, Hercules tidak mengungkap identitas pihak yang menawarkan uang tersebut. Ia hanya menyebut sosok itu merupakan seorang “jenderal bintang dua”.
“Yang datang itu jenderal bintang dua. Dia menawarkan uang untuk enggak boleh Hercules dukung bapak Presiden pak Prabowo. Tawarkan uang ratusan miliar di rumah saya,” katanya.
Hercules menegaskan dirinya menolak tawaran tersebut karena telah berkomitmen mendukung Prabowo hingga menjadi presiden.
“Saya bilang mohon maaf bapak jenderal, saya harga mati untuk bapak Presiden pak Prabowo. Ini dia harus jadi presiden,” tutur Hercules.
Ia juga menyebut uang tidak boleh menjadi alat untuk mengendalikan sikap dan prinsip politik seseorang.
“Saya cari uang, tapi uang itu enggak boleh atur saya. Kalau uang itu bisa mengatur nanti akan berasa jadi pengkhianat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Hercules turut menyatakan bahwa GRIB Jaya sebagai organisasi yang ia pimpin merasa bangga dapat ikut mengantarkan Prabowo menuju Istana Negara sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8.
