Jakarta, lajunetwork.id – Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady menilai Presiden Prabowo Subianto menerapkan gaya kepemimpinan yang berorientasi pada percepatan kebijakan dan transformasi di berbagai sektor.
Menurut James, kepemimpinan Prabowo memiliki visi strategis yang jelas untuk mempersiapkan Indonesia menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Hal itu disampaikan James setelah mengikuti pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Jumat.
“Saya kira … kepemimpinan yang sangat visioner, sangat strategis, sangat jelas,” ujar James.
Ia menilai pemerintah saat ini menunjukkan keberanian untuk menjalankan sejumlah agenda transformasi secara bersamaan. Fokus pemerintah, kata dia, tidak hanya pada penyusunan kebijakan, tetapi juga pada percepatan pelaksanaan program dan pencapaian hasil yang konkret.
Sejumlah agenda yang menjadi perhatian pemerintah antara lain swasembada pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, pembangunan perumahan rakyat, hingga reformasi pendidikan kedokteran.
James melihat berbagai kebijakan tersebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi perekonomian dan meningkatkan daya saing Indonesia.
Selain kebijakan domestik, James menilai diplomasi ekonomi yang dijalankan pemerintah turut memberikan dampak positif terhadap kepercayaan pelaku usaha global.
Menurut dia, pendekatan tersebut ikut mendorong meningkatnya minat perusahaan teknologi global untuk menjalin kerja sama dan mengembangkan bisnis di Indonesia.
James juga menyambut pembentukan Danantara yang dinilainya dapat menjadi instrumen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan sektor swasta.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mempercepat implementasi berbagai program strategis sekaligus membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru.
James kemudian menyebut pendekatan kepemimpinan Prabowo sebagai “entrepreneur presidency”. Istilah tersebut, menurut dia, menggambarkan gaya kepemimpinan yang menggabungkan visi jangka panjang, pragmatisme, serta keberanian mengambil keputusan.
“Entrepreneur presidency” tersebut dinilai James dapat menjadi pendekatan untuk mendorong percepatan transformasi nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Dengan kepemimpinan yang berorientasi pada eksekusi dan hasil, James berharap berbagai agenda strategis pemerintah dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta perekonomian nasional.
