Paser Utara, lajunetwork.id – Pembangunan fisik Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Yudisial (KY) di kawasan yudikatif Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, telah mencapai 12,41 persen.
Kawasan yudikatif tersebut berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dan menjadi bagian dari pembangunan fasilitas pemerintahan di ibu kota baru Indonesia.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan kawasan yudikatif IKN secara resmi dimulai pada Desember 2025 sebagai bagian dari pelaksanaan konstruksi tahap kedua.
“Kawasan yudikatif IKN mulai resmi dibangun pada Desember 2025, dalam pembangunan konstruksi tahap dua,” ujar Basuki saat memberikan keterangan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu.
Menurut Basuki, kawasan yudikatif dibangun di atas lahan sekitar 15 hektare. Area tersebut nantinya mencakup sejumlah fasilitas utama lembaga peradilan dan penunjang, seperti Gedung Mahkamah Agung, Plaza Keadilan, Gedung Mahkamah Konstitusi, Gedung Komisi Yudisial, masjid, serta jaringan jalan kawasan.
Secara keseluruhan, progres pembangunan sejumlah gedung di kawasan tersebut telah mencapai rata-rata 11,8 persen. Sementara itu, pembangunan jalan kawasan tercatat mencapai 27,6 persen dengan total panjang jalan sekitar 7,8 kilometer.
“Khusus kemajuan pembangunan fisik Gedung MK dan Komisi Yudisial rata-rata 12,41 persen,” kata Basuki.
Gedung Mahkamah Konstitusi dirancang memiliki luas bangunan sekitar 44.691 meter persegi. Bangunan tersebut akan dilengkapi ruang sidang pleno berkapasitas hingga 400 orang, ruang rapat permusyawaratan hakim, ruang kerja kelembagaan, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Pembangunan kawasan yudikatif yang menjadi pusat lembaga penegak hukum tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp3,1 triliun. Seluruh proyek ditargetkan selesai pada Desember 2027 sehingga dapat mendukung operasional penuh IKN sebagai ibu kota baru Indonesia pada 2028.
Hakim Konstitusi Arsul Sani menyatakan optimistis pembangunan berbagai fasilitas di IKN dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Optimis pembangunan IKN sesuai jadwal atau target yang telah ditentukan,” ujar Arsul saat meninjau pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif IKN.
Dalam kunjungan tersebut, Arsul juga melakukan penanaman pohon di kawasan yudikatif sebagai bagian dari kegiatan di lingkungan pembangunan IKN.
Secara geografis, kawasan yudikatif terletak di sebelah barat Istana Negara yang berada di KIPP IKN. Sementara itu, kawasan legislatif berada di sisi berlawanan dari kawasan yudikatif.
